Mengawali hari dengan hal-hal yang biasa. Mencuci, mandi, lalu bersiap-siap k kantor. Perasaan aneh muncul ketika tiba-tiba earphoneku menghilang. Setiap sudut ku jelajahi, I still couldnt find it.
Sampai kantor, mulai mengerjakan pekerjaan yg tertunda. Namun, tiba-tiba accesscard tertinggal di ATM lalu menghilang.
Kesal dan jengkel sebenarnya jika kehilangan sesuatu yang dijaga baik-baik. Meski sesuatu itu dapat diganti dengan yang lain. Misal membeli yang baru.
Namun, rasa dan kenangan ketika kalian bersama tak akan terganti dengan yang baru. When it’s gone, it’s just gone and taken away all the memories with it.
Karena itu, saling percaya untuk menjaga itu paling penting. Baik dengan benda mati maupun dengan manusia.
Rasa kepercayaan dari dua orang manusia terancam hilang pula hari ini. They are my precious people. Semua ini berawal dari tindakan ku dahulu. Aku mengadukan salah satu nya pada kolega dekatku. Bukan sesuatu yang buruk ku rasa. I just wanted to be honest to my friend.
But, I feel bad now. Akibat dari kejujuran itu dua orang terancam dan mungkin merasa terpojokkan.
Aku mengaku dan memohon maaf. Tapi itu belum cukup untuk menghilangkan rash bersalah.
Aku takut mereka menjauh. Dan yang paling ku takutkan adalah mereka hilang percaya padaku. They cant be repleace. They are precious to me.
They give me forgiveness.
Today, life again gives me a lesson to take care of what I have. I dont know they are important untill it’s gone.
And maybe life also tells me to consider about making friend. In the end, I’m not good in any kind of relationship.
Untuk kalian berdua, terima kasih atas kepercayaannya. Semoga semua ini tak terulang.